Jan 11 2009
Tao Toba
Mudah2an dhulurs yg udah pernah/sering lihat Danau Toba dan sekitarnya, nggak bosan.
Kota “pantai”-nya Danau Toba adalah Parapat, yang populasinya padat, lalulintas macet (banyak angkot ngetem) dan sayang belum ditata dengan rapi menjadi kota untuk tujuan wisata.

Tapi begitu melupakan Parapat dan mata memandang ke Danau Toba, waaah . . . . indah banget . . . .
Apalagi di-combine dengan bangunan ber-arsitektur Batak . . .
Ada juga bangunan tempat peristirahatan yang udah dari jaman baheula di pantainya . . .

Selain Pulau Samosir, ada juga pulau kecil (Punggung Unta) yang dari kejauhan (dari tepi jalan ke arah Sipiso-piso) kelihatan indah banget
Sisi lain adalah sekitar teluk Tongging, yang terlihat tenang dan indah

Air terjun Sipiso-piso dilihat dari ketinggian . . . Ora wani mudun nang ngisor soale wis dengkelen sikile . . .

Medan sebagai kota tua, banyak bangunan heritage yg gak semuanya terpelihara dengan baik . . .

Selamat beraktivitas lagi di tahun “kerbau tanah” ini
GBU all
One response so far



Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi UGM Yogyakarta Angkatan (masuk) 1976, tanpa memandang jurusan. Jurusan yang ada waktu itu : Ekonomi Perusahaan, Akuntansi, Umum dan Pertanian. 
Thank you Judy, Sumatera Utara dengan Toba, Brastagi dan Medan memang menawarkan wisata alam dan kuliner yang ruarrr biasa, kalau digarap dengan baik, pasti banyak wisatawan domestik dan mancanegara yang kesana… sekali lagi thanks untuk postingnya…jadi ingat ke Sumater uitara sama isteri dan anak