Oct 18 2008
Halal bi Halal di Bandar Djakarta
Oleh: Judyono dkk
Berawal dari kumpul-kumpul ala Abunawas, kembali dhulur kita Muhammad “the special one and only” Thabrani, melejitkan undangan via milis ini untuk ber-HBH di Bandar Djakarta, Pantai Carnaval, Ancol.
Ternyata tidak sia-sia. Koyo banyu mili, satu persatu, dua per dua, malahan ada yang sekaligus rombongan maak-brul teko ber ha-ha-hi-hi kangen2an.
Seperti biasa, suasana bukan main hangatnya. Selain aura hangat gojeg lan kangen2an juga hangat cuaca sing rodho “ungkep” di Ancol. Tanpa angin.
Total kira2 lebih dari 33 dhulurs hadir. Lurah Endi hadir lengkap dengan senjata kameranya . . . Bambang “Kodok” Pramono hadir fully equipped dengan lisong dan sebotol red wine. Meneer Djau dengan se-box lisong Cohiba. Cak Sani dengan oleh2 door-prize bukunya Ollie, yg segera disebar ke ibu-ibu. Yang penting juga, buat Henry di Yogya, ora usah khawatir, list pesenan kaos kafegama was in good hand-nya Thabrani ! Banyak pesenan tambahan termasuk “revisi” size . . hehehe . . .
Menu malam itu bukan main mak-nyus-nya, pokoke top markotop deh !! Untuk ini thanks buat Budhe Penny dan ibu-ibu lainnya yang sumbang saran ke EO kita.
Ada kepiting, kerang2, kerang sing dowo2 (kerang bambu), kerang macan dimasak pedes, ikan, ayam2 dipanggang, udang, cumi tepung di deep fried, kailan bawang putih, kangkung cah dan cemilan tahu isi sing lemu-lemu . . . Uenaak tenan . . . Sori aja sama program diet, tonight is the night, kata Rod Stewart.
Begitu udah agak kenyang … whuuus … plong …. Red Wine dari Chile, dibuka (karo di dendo seket ewu, soale BD juga jualan wine) . . . weleh . . Naak tenaaan . . Thanks yo Mbang !
Belum berahir disitu . . . Meneer Djau dengan satu box lisong Cohiba-nya langsung diserbu peminat . . .
Kejadian deh . . . podo ngelisong karo ng-anggur . . . . (Lha koq ujug-ujug “by nature” muncullah grup nglisong & ng-anggur dadakan).
Ngobrol ngalur ngidul, Tanti nganti wis klakepan, sing liane mulai kringeten kesumukan, malah ono sing wis gemrobyos, mulailah “goody bag” diedarkan . . . Satu persatu dhulur-dhulur mulai berpartisipasi saweran . . .
Lhooo . . . begitu dijumlah jambleh, koq dhurung cocok karo bill-nya kasir. Umpan tarik dengan cukup simpatik, provokatif tapi efektif digulirkan oleh konsultan kita broer Hari Sudarmadji . . . ternyata diselesaikan dengan mulus karo “the man of the night” Bambang “Kodok” Pramono . . .
Alih-alih saweran, malah totally “overcomed” by him.
Jadinya semua uang saweran masuk ke kas kafewedangan76. Hidup saweran!!!
Many thanks dari kita semua yo Mbang untuk dinner HBH yang mak nyuuusss dan red wine-nya yang wuuenaak tenaan . . . Many thanks buat Thabrani sing ketiban sampur Kafe76 buat jadi EO dadakan, sampai2 menunda business travellingnya. Many thanks buat meneer Djauhari dengan Cohiba-nya . . . . Many thanks buat Cak Sani dengan oleh2 bukunya dan tentunya many thanks buat kehadiran dhulurs wedangan . . . GBU all . . . .
So, where to next meeting ? . . . . he . . he . . he . . belum juga ilang slilit ikan ayam2 udah nanya lagi . . .












Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi UGM Yogyakarta Angkatan (masuk) 1976, tanpa memandang jurusan. Jurusan yang ada waktu itu : Ekonomi Perusahaan, Akuntansi, Umum dan Pertanian. 